14 November 2010 - 20:30

Setidaknya sampai akhir pekan ini, tercatat kurang lebih 12 ribu warga muslim AS yang telah berangkat ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji.

Menurut Kantor Berita ABNA, Neil Al Jabir, juru bicara Arab Saudi di Washington menyampaikan, "Untuk banyaknya jamaah haji tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya tidak memiliki perbedaan jumlah yang signifikan."

Pemerintah Arab Saudi mengumumkan ada sekitar 2 juta orang yang menunaikan ibadah haji tahun ini. Disampaikan juga bahwa pihak resmi Arab Saudi akan berusaha semaksimal mungkin mengurangi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya khususnya untuk pelaksanaan lontaran batu di Jamarat.

Khususnya umat Islam berkewarganegaraan AS, dikatakan bahwa jamaah haji asal AS yang seringkali mendapat pemeriksaan ketat sepulang mereka dari tanah suci. Setiap kepulangan mereka dari melaksanaan ibadah haji, mereka harus antri menunggu di bandara untuk masing-masing dimintai keterangan dari pihak kepolisian AS. Dan waktu yang dibutuhkan untuk interogasi bisa sampai berjam-jam. Mereka baru bisa dibebaskan oleh pihak kepolisian setelah dipastikan mereka tidak memiliki kontak dan hubungan dengan kelompok teroris selama berada di Arab Saudi.